BERBAGI SEMANGAT @berbagisemangat

BERBAGI SEMANGAT @berbagisemangat

Seorang kakek penjual teh di Aleppo, Suriah, membuat banyak orang terheran-heran. Pasalnya, di bawah pemberat timbangannya selalu ada kantong seperti ini.
.
Karena penasaran, seorang pembeli memberanikan diri bertanya. “Mengapa engkau meletakkan kantong kertas di bawah pemberat timbangan itu?”
“Saya ini penjual teh, bukan penjual kantong kertas,” jawab kakek tersebut.

Masya Allah… kisah ini mengingatkan kita tentang kehati-hatian dalam berniaga agar tidak tergolong mencurangi timbangan.

وَيْلٌ لِلْمُطَفِّفِينَ . الَّذِينَ إِذَا اكْتَالُوا عَلَى النَّاسِ يَسْتَوْفُونَ . وَإِذَا كَالُوهُمْ أَوْ وَزَنُوهُمْ يُخْسِرُونَ

Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang, (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi. (QS. Al Muthaffifin: 1-3)

Melalui ayat-ayat ini, Allah mengancam dengan ancaman sangat keras terhadap orang-orang yang melakukan kecurangan dalam bermuamalat, secara khusus dalam soal timbang- menimbang.

Kecurangan itu digambarkan dalam sekelompok orang yang cenderung minta dilebihkan takarannya demi keuntungan pribadi tetapi mengurangi jumlah yang semestinya saat menimbang untuk orang lain.

Surat ini mengancam orang-orang yang melakukan hal tersebut bahwa hari pembangkitan dan perhitungan pasti akan terjadi.

Betapa beruntungnya kakek penjual teh itu. Beliau sangat berhati-hati dalam timbangan.

Beliau mungkin kehilangan sedikit keuntungan, namun pembelinya yang puas akan kembali belanja dan berubah menjadi pelanggan setia. Lebih dari itu, Allah menyukai kehati-hatiannya.
[Ibnu K/Tarbiyah]
.
.
.
Supported by @berbagisemangat
Media Inspirasi Motivasi dan Edukasi
.
.
#BerbagiSemangat #kisahSemangat #Media #Inspirasi #Motivasi #Edukasi - #regrann

70 Comments

@emhanuurizza

@rahmawati_rah hehe minum dulu mbak biar fokus

@rahmawati_rah

oalah.. Gak fokus ke timbangan sebelah. Kirain tu timbangan, timbangan tunggal. Pas cek gambar lagi. Padahl jelas 😅😅😅😅😅

@rahmawati_rah

@emhanuurizza baca penjelasan yg lain kurang paham, pas baca ini baru paham banget. Thx thx 😂😂

@indrahasnun

@xodio.exe Gk masuk akal 😂

@xodio.exe

@indrahasnun trus lu mau bawa dgn tangan mengadah 😁

@xodio.exe

@andresual awkwkkw ada ada aja people di country berflower wkwk

@pqxlmr

@andresual ini antara nyari sensasi atau maaf (kurang pintar)

@erikapeb_

Subhanallah

@indrahasnun

@frzlmn 😁

@frzlmn

@indrahasnun gini mas, walaupun berat kantonh itu mungkin gk seberapa, malah bisa diabaikan. Nah, si Kakek itu mungkin gk mau, ada kecurangan walaupun sepele. Ya sebenernya kalo dibilang gk ada, ya emang hampir gk ada pedagang yg spt Kakek itu, krn berat kantong itu bisa diabaikan. Hehee

@indrahasnun

@aysbarca pdagang yang baik dia lebihkan sedikit lah hahaha 😆

@aysbarca

@indrahasnun ya jelas beda, makannya mas nanya gini karena berbeda dgn yg di tempat mas kan? oleh karena itu, org org termasuk saya menjelaskan kembali kpd mas. di setiap tempat juga pasti beda beda, ada yg ditimbang gapake kantongnya, ada yg dikurangi barangnya, ada yg ditambahin, tergantung pedagang nya. hanya di artikel ini menjelaskan bahwa berdagang yg baik itu ya seperti ini, jujur apa adanya. tapi yasudah lah kalau mas nya merasa benar 😊

@indrahasnun

@5h1n164m1 iya ngerti.. Klo di daerah sy ga ada yg sprti itu.. pas 1kg gitu.. Psti dikasihnya lebih bnyk.. Mlah lbih dri brat kantongnya..

@5h1n164m1

@indrahasnun kan tujuannya dia bkan jual dgn kantongnya.. spaya seimbang aja bratnya.. kan lmayan itu 1kntong.. bisa dpt brapa gram teh..

@indrahasnun

@aysbarca brti bkn sy ga ngerti.. D tmpat sy ga ada yg sprti itu .. Malah dilebihin barangnya..

@indrahasnun

@5h1n164m1 Bknnya ga mudeng.. Mngkin d tmpat kalian dgn tmpat sy berbeda cara.. Tpi mmng yg dihitung bersih barang yg d jual.. Bukan kantongnya.. Kalau dgn kantongnya ya mmng salah..

@indrahasnun

@deni_kurnia mmng biasanya jual itungnya pakai kantongnya? Klo d tmpat sy mmng hnya dhitung barang yg dibeli.. Gk dgn kantongnya mmng

@indrahasnun

@aysbarca ya brrti sama sja kan.. Bukannya ga paham.. Yg dihitung bersih tehnya

@ekodaniprastiyo

Barakallahu fiik 😍😍😍

@menebarilmu

MasyaAllah

@andrstiawn

Maksdnya sih baik cm tulisannya membingungkan 🤣

@dijeshopy1

jual baju grosir anak murah bunda,harga mulai dari 9.500-125.000 loh.kualitasnya lokal n import! yuk cek ig kami bun.semua pict real ya bunda.

@niccosavero

@andresual Jarang emosi,sekalinya emosi bego ya mas,wehiha

@dahlia_daffa

@aysbarca ooooh mcm itu,bru fhm,trima ksh

@aysbarca

@dahlia_daffa kakek tu tak mengurangi isian teh, jadi dia menambah beban dengan cara menyimpan 2 kantung di kedua pihak sehingga skala pun same la.. 1kg teh + kantung = 1kg pemberat + kantung.. Begitu..

@uswatulnabila

👍👍👍

@aysbarca

@anggaraypu inti nya drpd dia pas nimbang mengurangi si teh nya supaya sama kaya pemberat, lebih baik kantong nya yg ditambahin di kedua sisi, begitu.

@aysbarca

@indrahasnun justru karena yg dijual teh nya, makannya pake tambahan kertas dan pemberat dgn berat yg sama. Biasanya klo org nimbang brg dagang supaya sm kaya pemberat justru si brg nya yg dikurangin, nah si bapa ini gamau mengurangi si teh nya, jd ya ditambahin aja kertas coklatnya. Teh 1kg + kantong coklat = pemberat 1kg + kantong coklat. Paham ga?

@cecepwiranto

Teliti dalam menimbang, netto dan brutto nya sangat diperhatikan ! 👍👍👍👍

@prazz_tri_utm

Masyaallah.. tapi Knpa ga dilebihkan aja tehnya.. buad beramal..

@iccankqwerty

@andresual kalo baca caption baca yang full jgn sepotong2

@5h1n164m1

@indrahasnun hadaoh gak mudeng dia

@deni_kurnia

@indrahasnun kan tehnya d dalem kantong, biar berat kantongnya gk keitung, dipemberat dtambhin kertas lagi,,

@fs.utha

@andresual jiah di bio nya "jarang emosi" tapi kenyataan belom apa2 udh emosi haha

@indrahasnun

Ga pake kertas jg gpp kan? Kan yg dijual/ditimbang tehnya, bukan kantongnya..

@dahlia_daffa

@anggaraypu tu lah saya pn tk fhm. Curi timbangn ke apa.

@mz_aar

👍

@hendra_babe

Penjual yg jjur ... smoga sehat selalu bpaknya

@emhanuurizza

@anggaraypu si kakek jualan teh, tp untuk nimbang kan butuh kantong kertas, mau ga mau ikut ketimbang, nah atas takutnya dia kalo mencurangi timbangan, maka disisi pemberat satunya diberi kantong lagi, jd impas beratnya

@anggaraypu

Maksudnya gimana sih ?